Nah sore ini kami akan melanjutkan posting yang sebelumnya scripting berbasis client, saat ini kami akan menjelaskan tentang Scripting Berbasis Server. Ketika script berbasis server dieksekusi, maka proses pengeksekusian script dilakukan di server, dan user hanya melihat hasil akhirnya (jika script mengeluarkan pemberitahuan ke client). Jika tidak ada, maka user tidak akan melihat apa-apa ketika script tersebut melakukan proses tertentu.
Contoh penerapan scripting berbasis server, misalnya ketika halaman web hendak menyetor data ke database di server, melalui form atau melalui lainnya.
Salah satu cirinya bahasa server side yaitu ada komunikasi di server, atau dengan kata lain ada konsumsi bandwidth ke server. Untuk berkomunikasi, ada 2 jalur yang lazim dipakai, pertama adalah komunikasi secara langsung, yang kedua menggunakan Common Gateway Interface (CGI).
Common Gateway Interface (CGI) adalah sebuah lapisan perantara server dan client. CGI lah yang menentukan aturan di mana berbagai program saling berkomunikasi. Tujuan CGI adalah menerjemahkan antara berbagai bahasa dan sistem yang berbeda. program CGI bisa ditulis di berbagai bahasa seperti C, C++, Java, Perl, dan Visual Basic.
Beberapa bahasa pemrograman yang berbasis server yang populer antara lain:
- PHP
- Perl
- Active Server Pages (ASP)
- ColdFusion
- Java Server Pages (JSP)
- Python
- Ruby
Karena berbasis server, pemilihan bahasa yang digunakan akan tegantung software server yang diinstall di komputer server. PHP memerlukan software PHP parser, begitu pula lainnya. Dari segi penulisan. Perl, PHP, dan Ruby bahasanya mirip dengan C, C++,atau Java.
Penting juga pertimbangkan masalah sistem operasi untuk menjalankan server. Bahasa script open source biasanya dapat diakomodasi oleh berbagai platform sistem operasi, namun yang komersil seperti ASP hanya bisa diakses dari sistem operasi Windows.
Pemilihan bahasa pemrograman akan memengaruhi bagaimana halaman web yang dihasilkan. Namun, pemilihan bahasa pemrograman juga bisa menjadi sumber masalah. Sebabnya karena tiap bahasa pemrograman memiliki kelemahan dan bug sendiri yang bisa dieksploitasi oleh penyerang. Sehingga, programmer harus waspada dengan bahasa pemrograman yang dipilihnya.
ADS HERE !!!