Protokol HTTP merupakan protokol dengan sedikit kode. Kode yang penting adalah GET untuk mendapatkan file HTML dengan ukuran kecil. HTML sendiri merupakan sebuah blok teks yang dilingkupi oleh tag-tag tertentu.
Tag pembuka akan menginstruksikan browser untuk melakukan sesuatu hal, misalnya <title> untuk memulai menampilkan judul halaman. Sementara, tag penutup seperti </title> akan memerintahkan browser untuk berhenti melakukan sesuatu yang dibuka sebelumnya. Tag HTML sendiri memiliki banyak variasi yang memungkinkan seorang programmer ataupun desainer web membuat efek halaman web yang modern.
Misalnya, ada command <img src="" /> yang berfungsi untuk memasukkan gambar di halaman web. Dengan demikian, halaman HTML akan bisa berisi gambar-gambar di dalamnya.
Hyperlink juga cukup penting, karena memnungkinkan user untuk mengklik link tersebut yang akan membawanya ke halaman web lain. Membuat halaman tersebut interakrif, mudah diatur, dan cepat diakses.
Untuk melihat kode HTML, Anda tinggal klik kanan pada sembarang tempat di browser, kemudian mengkilik menu View Source atau View Page source tergantung browser yang Anda pakai. Jika ada bahasa Indonesia di browser, mungkin menu tersebut diterjemahkan sebagai
Lihat Sumber Halaman.
Tidak hanya menampilkan teks, gambar, foto, kini muncul banyak layanan web yang membuat protokol HTTP ini menjadi layanan internet yang paling banyak diakses. Salah satu yang terkenal adalah layanan iklan via web.
Dengan adanya iklan, web mulai menjadi media komersil dan mulai bersifat strategis. Untuk itu, dikembangkanlah scripting untuk keperluan ini, baik bahasa scripting berbasis klien atau bahasa scripting berbasis server.
Script di halaman web merupakan sebuah kode yang mengeksekusi perintah tertentu. Menggunakan script, browser dapat mengeksekusi fungsi tertentu sesuai dengan kode script tersebut. Aksi yang dapat dilakukan dapat bervariasi, mulai sederhana hingga kompleks.
Nah, secript ini juga bisa disalahgunakan untuk melakukan sesuatu yang jahat. Misalnya, seorang programmer bisa membuat halaman web menampilkan sesuatu yang seharusnya tidak diperbolehkan baik sumbernya di server atau di client.
Hasilnya bisa sekedar tampilan yang berubah atau hingga sistem server atau client crash. Misalnya, script yang melakukan loop hingga tak terhingga jika diterapkan di server bisa membuat server hang. sementara jika diterapkan di client bisa menyebabkan browser hang atau bahkan komputer client menjadi hang.
Karena itu, para pengatur standarisasi web sudah bekerja keras untuk menghasilkan spesifikasi yang memungkinkan scripting dilakukan dengan aman, Namun, tentu saja teknologi tetap memiliki kekurangan, karena itu selalu saja ditemukan lubang celah keamanan baru yang memungkinkan orang jahat untuk melakukan hal yang tidak diperbolehkan.
Sebagai pencegahan, browser-browser modern umumnya menyediakan fitur untuk men-disable script atau applet. Atau menjalankannya dalam mode terbatas.
ADS HERE !!!